SILA CARI DI SINI!

Google

Wednesday, January 26, 2011

TKW MENULIS

Tak semuanya melankolis, menangis dan penuh daya pesimis. Ada juga TKW kita yang mampu menapak sukses di negeri orang. Membawa diri dan merawat emosi adalah kunci sukses itu. Memang tak dipungkiri masih ada juga para TKW kita merana nestapa. Bayu Insani & Ida Raihan menulis pengalaman.

Monday, January 10, 2011

9 ALASAN MEMILIH SULTAN HAMENGKUBUWONO X MENJADI PRESIDEN

Buku ukuran saku ini terbit ketika menjelang pemilihan presiden yang lalu. Ketika Sultan diminta untuk ikut serta menjadi kandidat. Setelah itu muncul buku ini yang memberikan alasan terkait dengan pilihan. (Sembilan alasan itu antara lain):
[] Tokoh Pengabdi Bangsa
[]Pemimpin Dekat Dengan Rakyat
[] Tokoh Kharismatik
[] Gubernur Berwawasan Global
[] Tokoh Yang Mampu Memadukan Pendekatan Struktural dan Kultural
[]Mediator Bijak dan Tulus
[]Reformis yang Konsisten
[]Negarawan Demokratis
[] Pribadi Bersih dan Santun
Diterbitkan oleh:
Center for Good Governace Studiesw
Jl. Widya Chandra, Jakarta 12190
Fax: 021.527.3655
E-Mail: cggs@pacific.net.id
(AGUSTUS 2003)



Thursday, December 30, 2010

Wednesday, December 29, 2010

SJAM LELAKI DENGAN LIMA ALIAS

Tiba-tiba orang jadi tanya, mengapa Tempo mengeluarkan Seri "Orang Kiri Indonesia" Tidak tanggung-tanggung orang kiri yang diangkat itu pentolan PKI. Bahkan sebelumnya orang alergi mendengarkannya, apalagi membicarakannya. Konon ketika dalam proses, buku ini tidak lahir begitu saja. Buku ini lahir karena sebelumnya ada pemaparan yang dilakukan oleh Tempo. Pemaparan yang berupa laporan utama itu tentu mengundang setuju dan tak setuju, dan maklum karena banyak orang yang memberikan penilaian miring terhadap tokoh kiri tersebut. Ketika itu Tempo sedang memaparkan sebagai laporan utama ada yang menengarai porsinya terlalu berlebihan, bahkan ada seorang pensiunan Letnan Jenderal Angkatan Darat harus mengernyitkan dahinya sebagai isyarat kurang minat dan kurang sepakat.[] Memang tokoh-tokoh kiri sering dibicarakan, utamanya dalam sejarah, bagaimana sepak terjangnya atau kontribusi pikirnya. Kebanyakan apa yang dipaparkan dalam buku-buku tentang tokoh-tokoh tidak lengkap. Barangkali karena realitas inilah, maka ada semacam gagasan yang mengangkat Siapa dan Mengapa Sjam Kamaruzaman itu..
[] Data Buku[]
JUDUL: Syam Lelaki
PENULIS:[Tim Penyunting].
Arief Zulkifli
Bagia Hidayat
Redaksi KPG
PENERBIT: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) Bekerja sama dengan Majalah Tembo
ISBN: 13.978-979-91-0281-2
CETAKAN : 2010.
TEBAL; xvi + 100 ; 16 x 22 cm
Yang dibahas:
Dari Proklamasi 72
Anak tuban dalam Halimun G30S
Lelaki dengan Lima Alias
Intel "Penggarap' Tentara
Dua Malam Sjam
Gerakan dengan Tiga Pita
Pengakuan Sjam Kamaruzaman
Nyanyian Godd Father Blok III
Hamin : Sjam Suka Omong Besar
Perjalanan Preman Tuban
Pathuk, Soeharto, Perkenalan Biasa
Akhir Pelarian Sang Buron
Komik Pelarian Sjam Kamaruzaman
Rumah Teralis Bunga Teratai
[]

PERJANJIAN MALAYSIA YAHUDI

PROFIL PENULIS BUKU INI:
Mircea Windham adalah peneliti senior Solomongroup kelahiran Belanda (1966). Saat ini memperkuat Solomongroup sebagai penulis tetap. Pendidikan diselesaikan di Amesterdam dan saat ini bekerja di Departemen AU Belanda, beserta putranya Jaccko
sekarang menetap di kota Bergen Op Zoom.
Hanya Sampul yang muncul, narasi menyusul, dengan catatan kalau sedang nganggur
[
Surabaya

NYOTO PENIUP SAKSOFON DI TENGAH PRAHARA

[]Tiba-tiba orang jadi tanya, mengapa Tempo mengeluarkan Seri "Orang Kiri Indonesia" Tidak tanggung-tanggung orang kiri yang diangkat itu pentolan PKI. Bahkan sebelumnya orang alergi mendengarkannya, apalagi membicarakannya. Konon ketika dalam proses, buku ini tidak lahir begitu saja. Buku ini lahir karena sebelumnya ada pemaparan yang dilakukan oleh Tempo. Pemaparan yang berupa laporan utama itu tentu mengundang setuju dan tak setuju, dan maklum karena banyak orang yang memberikan penilaian miring terhadap tokoh kiri tersebut. Ketika itu Tempo sedang memaparkan sebagai laporan utama ada yang menengarai porsinya terlalu berlebihan, bahkan ada seorang pensiunan Letnan Jenderal Angkatan Darat harus mengernyitkan dahinya sebagai isyarat kurang minat dan kurang sepakat.[] Memang tokoh-tokoh kiri sering dibicarakan, utamanya dalam sejarah, bagaimana sepak terjangnya atau kontribusi pikirnya. Kebanyakan apa yang dipaparkan dalam buku-buku tentang tokoh-tokoh tidak lengkap. Barangkali karena realitas inilah, maka ada semacam gagasan yang mengangkat Siapa dan Mengapa Nyoto itu..
[] Data Buku[]
JUDUL: Nyoto Peniup Saksopon Di Tengah Prahara
PENULIS:[Tim Penyunting].
Arief Zulkifli
Bagia Hidayat
Redaksi KPG
PENERBIT: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) Bekerja sama dengan Majalah Tempo
ISBN: 13.978-979-91-0286-3
CETAKAN : 2010.
TEBAL; xvi + 108 ; 16 x 22 cm.
Yang di bahas buku ini:
Dari Proklamasi 72
Peniup Seksofon di Tengah Prahara
Saat Lek Njot Bersepatu Roda
Revolusi Tiga Serangkai
Yang Tersisih dari Riak Samudra
Jalan Curam Skandal Asmara
Sukarnoisme dan Perempuan Rusia
Merahnya HR, Merahnya Lekra
Yang Samar-samar di Akhir Hayat
Rahasia Tiga Dasa Warsa
Karena Janji Setia
Puisi Pamflet Sang Idiolog
Kalau Sayang Aturan Dilangklahi
Kolom
PKI, Nyoto G30S



LEADERSHIP SCRETS OF GUS DUR-GUS MIEK

Hanya Sampul yang muncul, narasi menyusul, dengan catatan kalau sedang nganggur[