SILA CARI DI SINI!

Google

Wednesday, November 16, 2011

THE LEADERSHIP SECRETS OF TAN MALAKA

"Inilah buku pertama tentang TAN MALAKA dan rahasia kepemimpinannya yang ditulis dengan pendekatan metafisik spiritual"
Sungguh luar biasa Argawi Kandito, seakan berhadapan langsung dengan sang maestro, Tan Malaka hadir dihadapan Argawi, lale menceritakan tentang perjalanan juangnya. Di sinilah pikiran serjati Tan Malaka kiendus, seakan kita tahu sisi lainnya yang tak pernah diungkap. Buku semacam ini memang perlu, karena orang bebas menafsir pimikiran, lalu bukan tanpa modal sama sekali, tentunya banyak juga referensi hal ikhwal Tan Malaka yang dijadikan modalnya

Tuesday, November 15, 2011

PARADE LAWAK PEJABAT INDONESIA

Penulisnya mengatakan sebagai TOTAL KOMIK, apa maksudnya, dan mengapa ditulis TOTAL KOMIK akan anda diketahui setelah membaca buku ini. Sungguh santai sajiannya, pembaca tak perlu memeras otak, cukup berbekal tawa saja, alias sedikit meringis. Komik ini sepertinya bercerita tentang kelakukan para pejabat kita yang terkategori uniq, lucu dan mengundang malu. Paling cocok bin pantas-tas, kalau yang membaca para pejabat. Mulai DPR bahkan Presiden sekalipun,  bagi pejabat membaca komik ini halal, atau tak haram. Lalu apa yang diceritakan di komik ini? 
Bang Ruhut Sitompul juga diunggah di buku ini, tepatnya pada segmen carut marut di Yogyakarta. Ruhut digambarkan sebagai badut. Kemudian si ahli telematika juga dijadikan bidikan lawakan tergambar dalam fenomena salah tempat, selanjutnya dikabarkan ketika si Roy Surya salah naik pesawat. Ada yang lain yakni keluh kesah orang nomor satu di republik. Pokoknya semua kelakuan pejabat sangat cocok dijadikan material dasar buku ini.
Data buku
JUDUL: Parade Lawak Pejabat Indonesia
PENULIS: K. Jati
PENERBIT: Tjap Kantjil.- tjap.kantjil@gmail.com
ISBN: 978-979-1136-72-3
TERBIT: September 2011
[]

Saturday, October 8, 2011

9 CIRI NEGATIF MANUSIA INDONESIA




Seorang cendekiawan terkenal Indonesia, Mochtar Lubis, pada tahun 1977 menyampaikan pidato tentang manusia Indonesia. Ia menyebut beberapa ciri, misalnya munafik atau hipokrit, feodal, mistis, dan malas-malasan! Pro kontra dan perdebatan panas membara saat itu serasa ingin mengetahui bagaimana simpulan Mochtar Lubis itu. Pertanyan besar terlontar keras dari yang kontra juga sebaliknya. Ketika reda, ternyata muncul kembali suatu pernyataan dari hasil penelitian Dr. Ali Akbar.
       Setelah lebih dari 30 tahun berlalu, Dr. Ali Akbar mencoba menjawab pertanyaan tersebut di atas. Buku ini disusun berdasarkan hasil penelitian selama 10 tahun berakhir. Adakah perubahan ciri-ciri yang dulu tidak disebut oleh Mochtar Lubis? Adakah yang menjadi ciri kita juga?. Semuanya terbahas tuntas di buku ini.
CIRI MENURUT MOCHTAR LUBIS
  1. Ciri Kesatu ialah Hipokrit alias Munafik
  2. Ciri Kedua ialah Anggan dan enggan bertanggung jawab
  3. Ciri Ketiga ialah Berjiwa Feodal
  4. Ciri Keempat ialah Masih percaya Takhayul
  5. Ciri Kelima ialah Artistik
  6. Ciri Keenam ialah Punya watak yang lemah, karakter kurang kuat
  7. Ciri Ketujuh ialah Tidak hemat
  8. Ciri Kedelapan ialah Tidak suka bekerja keras
  9. Ciri Kesembilan ialah Kurang sabar
  10. Ciri Kesepuluh ialah Cepat cemburu dan dengki
  11. Ciri Kesebelas ialah Manusia-Sok
  12. Ciri Keduabelas ialah Tukang tiru
  13. Ciri Ketigabelas ialah Malas-malasan
  14. Ciri Keempatbelas ialah Kurang Peduli Nasib Orang Lain
  15. Ciri Kelimabelas aialah Berhati lembut
MENURUT DR. ALI AKBAR:
  1. Ramah
  2. Malas
  3. Tidak disiplin
  4. Korup
  5. Emosional
  6. Individualis
  7. Suka meniru
  8. Rendah diri
  9. Boros
  10. Percaya Takhayul
(Jika nomor satu dieliminasi menjadi 9 Ciri Negatif Manusia Indonesia)

Saturday, September 17, 2011

KHADAFI JAGOAN TANAH ARAB

David Akhmad Ricardo penulis buku ini, sungguh sangat responsif, ketika atmosfir gonjang-ganjing Lybia sedang berlangsung, buku ini dilahirkan. Merupakan sebuah pencermatan terhadap Khadafi, seorang Kapten yang memimpin kudeta dan serta merta menambahkan pangklat di pundaknya menjadi seorang Kolonel.

MEREBUT HATI RAKYAT, ABU RIZAL BAKRIE

Kalau ingin mengetahui detil sepak terjang, mulai filosofi, hingga politik Bang Ical, baca buku ini. Dicetk diatas kertas lux dan membelajarkan siapa saja. Buku ini tidak untuk kampanye tapi jika ingin tahu siapa dan siapa Bang Ical ada di sini. Tentunya salah besar bagi warga besar partai beringin jika tidak menyantap buku ini. Dari buku ini dapat dilihat, bahwa untuk sukses itu itu harus diawali dengan niatan yang agung, kerja keras dan studi banduing yang cermat. Juga sama yangb terjadi dipolitik, kebesatran politik tidak bisa dibnagun secara instan, karena politik yang terbangun secara instand akan direspon pemilih secara instan. Padahal politik itu syarat dengan cita-cita luhur. Dalam beberapa segmen sajian nampak bahwa Bang Ical percaya, politik akan segera ditinggalkan siapa saja, jika tanpa dan tanpa niatan untuk mensejahterakan rakyatnya. Tokoh yang satu ini juga terkesan enggan birokratis, membuka pintu lebar dialogis. Merebut hati harus tak mudah, tanpa sentuhan hati rakyat, juga tak akan hadir. Selalu diingatkan oleh Abu Rizal, jika ingin mensejahterakan rakyat, tak boleh berhenti di wilayah verba, tapi harus di area kenyataan (fakta).

Wednesday, August 24, 2011

KHADAFI ANJING GILA DARI SAHARA

"SAYA SEORANG PEJUANG, SEORANG REVOLUSIONER.......SAYA AKAN MATI SEBAGAI MARTIR"
........Sebuah buku yang berpacu dengan waktu, buku ini sungguh pandao dalam merebut momentum, sekaligus pengarangnya memiliki penciuman yang amat tajam. Hal ini terbukti, ketika gonjang-ganjing Libya berlangsung, secepat kilat menyambar dengan menerbitkan sebuah buku dengan judul. "Khadafi Srigala dari Sahara".
Agung D.N, seorang yang amat piawai dalam merambah persoalan yang terjadi di negeri nun jauh di sana. Ternyata usahanya tak sia-sia, dan ketika orang ingsi memperoleh akses informasi terkait khadafi, serta merta memerlukan buku ini.

Thursday, August 18, 2011

NASIONALISME, BUKU YANG MEMBANGGAKAN BANGSANYA

KENALI INDONESIAMU
TEMUKAN POSISI-MU
BERKARYALAH UNTUK MASA DEPAN BANGSAMU.
Buku ini merupakan sugguhan luar biasa, dan diuanggah ketika peringatan kemerdekaan RI yang ke 66. Karya ini ditujukan kepada warga bangsa yang lemas dan letih ketika melihat negaranya. Sepertinya negara ini mau bubar dan tanpa vitalitas. Sejatinya tidak demikian bangsa ini masih menyimpan jutaan potensi, dan triliyunan ide bagus yang tumbuh terus.Pandji Pragiwaksono ingin membentangkan kehebatan negeri ini mengenalkan lebih dekat, yang disertai harapan akan muncul kesadaran baru yang luar biasa dalam memandang bangsanya sendiri. Adapun sajian buku ini terbagi dalam segmen pembicaraan sebagai berikut:
Dari Sebuah Permintaan Sampai Sebuah Perenungan.
Dari Tahun 1990 sampai 1999
Dari Menjadi Penonton Sampai Menjadi Pelaku......
Dari Sabang Sampai Merauke....
Dari sebuah Krisis Sampai Perasaan Optimis
Dari Sebuah Ledakan Sampai Sebuah Perjalanan.....
Dari NASIONALISME sampai PATRIOTISME
Dari Sebuah Keyakinan Sampai Sebuah Keraguan
Dari Menjadi Murid Sanpai Menjadi Guru
Dari Kalimat Pembuka Sampai Kalimat Penutup
Data buku
JUDUL: Nasionalisme
PENULIS: Pandji Pragiwaksono
PENERBIT: Bentang Jalan Pandega Padma 19 Yogyakarta 55284, Telp: (0274) 517373. E-mail: bentangpustaka@yahoo.com
Web Site: http://www.mizan.com
ISBN: 978-602-8111-53-8
TEBAL: xiv +330; 20,5 cm
CETAKAN: Pertama Juli 2011.
[]