SILA CARI DI SINI!

Google

Friday, January 29, 2010

NYLENEH ITU INDAH - GUS DUR

Kenyelenehan Gus Dur tak cuma dalam masalah mistik supra-rasional, melainkan juga dalam sepak terjangnya di wilayah pembaruan pemikiran maupun ranah politik kebangsaan. Pemikirannyanya, entah itu pribumisasi Islam, maupun gagasanya tentang HAM, demokrasi, pluralisme agama, dan lain sebagainya, dianggap bukan saja oleh kalangan kiai NU sendiri, melainkan juga oleh banyak kalangan intelektual dalam maupun luar negeri, sebagai suatu orginalitas yang nyeleneh dan berani, bahkan nekad.
(KH. Zainal Arifin Thoha[w.2007M])
Daya pembeda, berbeda dengan yang lain adalah sebuah keunggulan, hal ini terjadi dalam diri Gus Dur. Memang kyai humor ini memiliki daya pembeda, cara berbicara dan berpendapat acapkali disertai sentuhan-sentuhan khusus, seperti gaya guyonannya. Sensasinya tidak tanggung-tanggung pernah dihujat umat gara-gara Assalamualaikum di gantikan dengan selamat pagi. Banyak orang meledak-ledak, menolak seraya menghentak. Namun Gus Dur mengaggap enteng dan dengan mudahnya memberikan respon kocak " Gitu saja kok repot". Kenyelehan demi kenyelenehan dikreasi, ketika itu Arsenwo Atmowiloto sedang dihajat, justru Gus Dur pasang badan.
Buku spesial nyeleneh ini membentangkan bahasan antara lain:
  1. Selamat Pagi Gus [Menggnati Assalamualaikum]
  2. Pidato Kemiskinan Gus Dur [Pidato pada Sidang Raya Persatuan Gereja Indonesia]
  3. Arswendo Mengapa dibela? [Semua menghujat karena dianggap meremehkan Nabi, Gus justru membela]
  4. Membuka Malam puisi Yesus [Gus Dur akhirnya dikafirkan oleh Habib Jamallullail]
  5. Menjadi Ketua DKJ-Dewan Kesenian Jakarta [KH>Asyad Syamsul Arifin, tidak sepakat]
  6. Mari ke Israel [Amien Rais mereaksi]
  7. Gabung di Institut Simon Peres [Banyak yang protes]
  8. CSIS Siapa Takut? [Gus Dur dianggap tidak beres]
  9. Nabi bagi Orang Aceh [MUI Aceh meredang]
Data buku
JUDUL:Nyeleneh Itu Indah
PENULIS: Achmad Mufid A.r
PENERBIT: Kutub Minggiran MJ II/1482B. Yogyakarta 55141. E-mail: penerbitkutup@gmail.com. Website. http://wwwkutubwacana.co.cc
ISBN: 978-979-97581-2-2
CETAKAN: I Januari 2010.
TEBAL:xii + 110; 12 x 19 cm
[]

KOLEKSI HUMOR GUS DUR - GUNTUR

"Di pesantren, humor itu jadi kegiatan sehari-hari. Dengan lelucon, kita bisa sejenak melupakan kesulitan hidup. Dengan humor pikiran pikiran kita jadi sehat."
Tidak hanya isi tulisan, grafik artis yang ada di buku ini juga bisa membuat segar. Karikatur yang nyentil dan lucu banyak bertebaran di buku ini. Yang jelas buku ini bukan hanya menghibur pikiran, setidaknya mata kita juga ikut terhibur. Buku ini banyak mengungkap kembali guyonan Gus Dur dari buku " Gitu Aja Kok Repot! Ger-geran Gaya Gus Dur", terbitan AlvaBet 2000. - Hamid Basyaid dan Fajar W. Hermawan. Kemudian juga didukung dari berbagai situs internet.
Dalam bahasanmya buku ini membagi diri kedalam tiga kelompok bahasan antara lain:
  • Asal Muasal Gus Dur
  • Celoteh Gus Dur
  • Kontroversi Gus Dur
Data buku
JUDUL:Koleksi Huomor Gus Dur
PENULIS/PENYUSUN: Guntur Wiguna
PENERBIT: Narasi Petum Tambak Mas No. 77 DK II Sumberan Yogyakarta 55182. Telp: (0274) 523845/(0274) 8251477. E-mail: medpressgroup@yahoo.com
ISBN:978-979-168-207-7
TEBAL; 96 halaman: 13 x 19 cm.
CETAKAN: Pertama 2010

GUS DUR MENJAWAB PERUBAHAN ZAMAN

Buku yang merupakan kumpulan tulisan ini diterbitkan kembali untuk mengenang jasa-jasa Gus Dur Sang Guru Bangsa, juga mendapat kehormatan sebagai "Bapak Tionghoa". Serpihan pikirannya yang mengindonesia perlu disebar luas. Setidaknya Gus Dur telah mengkontribusikan pikirannya untuk memperpajang usia Indonesia. Orang sudah mulai sadar, bahwa komitmen kebersamaan yang nir-sektarian, mutlak dikembangkan. Buku ini berisi kumpulan tulisan Gus Dur yang pernah dimuat di harian Kompas dalam kurun waktu antara 1991 - 1999. Nqamun, tema-tema tulisan dipilih untuk dirangkum dibatasi penyunting hanya pada tulisan-tuliosan dengan tenme, kenegaraan, dan kebangsaan, termasuk yang terkait dengan isu-isu moral dan demokrasi.
Pencetakan ulang yang ketika ini khusus dilakukan untuk menghormati, dan mengenang jasa-jasa Gus Dur, Presiden ke-4 Republik Indonesia, yang wafat pada tanggal 30 Desember 2009 yang lalu. Pencetakan ulang juga dilakukan agar kita tak samapi melupakan berbagai warisan pemikiran Gus Dur yang berharga dan mencerahkan.
Artikel-artikel yang dibahas antara lain:
BAGIAN PERTAMA:
AGAMA ISLAM DAN NEGARA
Bab 1 : Semata-mata dari Sudut Hukum dan Agama
Bab 2 : Isalam Yang Melunak
Bab 3 : Islam dan Hubungan Antar Umat Beragama di Indonesia
Bab 4 : Kongres Umat Islam:Mencari Format Hubungan Agama dengan Negara
Bab 5 : Anwar, UNMO, dan Islam di Malaysia
Bab 6 : Kisah Tiga Berita : ABRI, dan Islam dalam Dialog Politik
Bab 7 : Bercermin dari Para Pemimpin
BAGIAN KEDUA:
KEPEMIMPINAN POLITIK
Bab 8 : Pemimpin, Kepemimpinan, dan Para Pengikut
Bab 9 : Ukurannya Jelas, Bukan Sekedar Nomor Sepatrunya Akbar Tanjung (Catatan Kecil Buat Saur Hutabarat)
Bab 10 : Anwar, Mahatir, dan Kita di Indonesia
Bab 11: Pasangan Soeharto-Try dan Masa Depan Kita
Bab 12: Presiden dan Agama
BAGIAN KETIGA:
KEPEMIMPINAN MORAL SPIRITUAL:
Bab 13 : Perjalanan Romo yang Bijak
Bab 14 : Gus Miek :Wajah Sebuah Kerinduan
Bab 15 : In Memorian : Kiai Achmad Shiddiq
Bab 16 : Tuuan Guru Faisal, Potret Kepribadian NU
BAGIAN KEEMPAT:
MEMBANGUN TRADISI POLITIK DAN DEMOKRASI
Bab 17 : Individu, Negara, dan Ideologi
Bab 18 : Megawati dan KLBI PDI
Bab 19 : Dwi Fungsi ABRI : Prinsip dan Cara
Bab 20 :" Situasi Memang Tidak Memungkinkan
Bab 21 : "Dialog Nasional" dan Persoalannya
Bab 22 : Masa Depan Demokrasi di Indonesia
Data buku
JUDUL: GUS DUR [Menjawab Perubahan Zaman]
PENULIS/PENYUSUN : Gus Dur/Frans M. Parera-T.Jakob Koekerits
PENULIS : Penerbit Buku Kompas. PT. Kompas Media Nusantara. Jl. Palmerah Selatan 26-28 Jakarta 10270. E-mail: buku@kompas.com
ISBN: 978-979-709-459-1
TEBAL: xviii + 182 halaman : 15 cm x 23 cm
CETAKAN: Januari 2010
[]

Thursday, January 28, 2010

HUMOR-HUMOR SEWGAR, NYELENEH, DAN INSPIRATIF ALA GUS DUR

Buku kecil ini merupakan kumpulan joke-joke yang berkaitan dengan sosok mantan Presiden yang juga mantan Ketua PBNU. Humor-humor yang ada di dalam buku ini sengaja dikumpulkan dan oleh penulisnya diolah kembali dengan tujuan mengenang sosok guru bangsa sejati yang telah berpulang ke rakhmatullah.
Dibandingkan dengan pemikoiran dan keilmuannya yang lemapui zamannya, humor-humor ini mungkin sangat remeh dan tidak ada artinya, tetapi setidaknya khalayak baca bisa mengingat melaui humor humornya, terutama bagi orang-orang awam yang tidak mengerti tentang pemikiran dan keilmuan beliau.
Data buku
JUDUL: Humor-Humor Segar, Nyeleneh, Dan Inspiratif Ala Gus Dur
PENULIS/PENYUSUN: Azeli M.Dura
PENERBIT: Diva Press. Sampangan Gg.Perkutut No. 325-B. Jl. Wonosari Jogjakarta. Telp: [0274] 4353776, 7418727. E-mail:
redaksi_divapress@yahoo.com. ircispd68@yahoo.com. Web site : http://www.divapress-online.com/
ISBN: 978-602-955-469-4
TEBAL;165 halaman
CETAKAN : Januari 2010

Wednesday, January 27, 2010

GUS DUR SANTRI PAR EXCELLENCE

Buku ini memiliki kecepatan terbit hampir seperti kecepatan pesawat Super sonic, mungkin juga tidak kebayang, bahwa sebagian isi buku ini adalah kumpulan esai yang dicomot dari berbagai media yang termuat di bulan Januari 2010. Pada hal buku ini pada bulan dan tahun yang sama sudah nongkrong di beberapa Toko Buku di Indonesia. Misalnya seperti pada halaman 3 buku ini memuat tulisan Franz Magnis Suseno- Gus Dur Telah Pergi yang diterbitkan kompas tanggal 4 Januari 2010. Kemudian pada halaman 6, juga tulisan Laode Ida-"Menghargai Dan Mencari Figur Pengganti Gus Dur", yang baru saja dimuat Harian Kompas tanggal 4 Januari 2010. Juga pada halaman 15, memuat Tulisan Runi Sri Astuti Jelata Kehilangan "Opo Jare".
Buku ini ingin membentangkan Figur Gus Dur yang sudah dipatok sebagai seorang-orang anak bangsa yang mengedepankan kesetaraan, pluralisme serta pelindung minoritas. Buku ini seakan telah menyepakati bahwa Gus Dur adalah simbol pluralitas, lebih jauh juga dianggap bahwa jatidiri Gus Dur merupakan seorang Guru Bangsa yang tanpa membeda-bedakan warna kulit, etnis, agama, atau ideologinya.
Data buku:
JUDUL: Gus Dur Santri Par Excellence
EDITOR:Irwan Suhanda
PENERBIT: Kompas- Jl Palmerah Selatan 26-28 Jakarta 10270. E-mail: buku@kompas.com Telepon (021)-5347710.
ISBN: 978-979-461-4
CETAKAN: Pertama Januari 2009
TEBAL: xx + 316 halaman: 14 cm x 21 cm.
BAB-BAB YANG DIBAHAS:
BAB I - TELADAN GURU BANGSA
  • Gus Dur Telah Pergi
  • Menghargai dan Mencari Figur Pengganti Gus Dur
  • Rakyat Jelata Kehilangan "Opo Jare"
  • Guru Bangsa itu Telah Pergi
  • Dia Adalah Jendela Kepala Dunia
  • Gus Dur yang Saya Kenal
  • Kita Kehilangan Gus Dur Pejuang Toleransi
  • Pemikiran Gus Dur Harus Dilajutkan
  • Pemakaman Gus Dur Dicegat Protokoler Tebu Ireng
  • Kapling Spesial bagi Gus Dur
  • Gus Dur dan Inlusivisme NU
  • Warisan Gus Dur
  • Doa Umat Lintas Agama untuk Gus Dur
  • Gus Dur dan Dama untuk Papua
BAB 2 SANTRI "PAR EXCELLENCE"
  • Gus Dur, Fenomena Sebuah Kitab Kuning
  • Citra Muslim di Barat
  • Dari Teolog Profesional Ke Teolog Praktisi
  • Memahami "Mimpi " Gus Dur
  • Pembaharuan K.H. Abdurakhman Wahid
  • Gus Dur, Agama, dan Negara
  • Kehidupan Umat Beragama dalam Cita-cita Gus Dur
  • Gus Dur, Tokoh Tahun 1999
  • Beberapa Catatan Tentang Gus Dur
  • Buldoser Menuju Konsolidasi Demokrasi
  • Gus Dur dalam Perspektif Kepemimpinan
  • Psikologi Andurakhman Wahid
  • Gus Dur dan Permasalahan Demokrasi
  • Gus Dur, Indonesia, Dunia
  • Kesebelasan Gus Dur
  • Gus Dur, Pahlawan HAM
  • Gus Dur dan Politik Tebar Jala
  • Abdurrakhman Wahid Keterangan Luralisme Akar Rumput
  • Gus Dur dan SBY
  • Antara Soeharto dan Abdurrakhman Wahid
BAB 3 BEGITU SAJA KOK REPOT
  • Olah Humor ala Gus Dur
  • "Gitu" (saja) Kok ("nggak") Repot!
  • Belajar Memahami Bahasa Abdurrakhman Wahid
  • Memahami Gagasan dan Tindakan Kontroversi Gus Dur
  • Abdurrakhman Wahid Mungkin Memang Misteri
BAB 4 NU, PKB, DAN GUS DUR
  • Abdurrakhman Wahid dan "Renaissance" NU
  • Abu Hasan, Gus Dur dan Masyarakat Madani
  • Gus Dur, NU, dan Perjuangan "Civil Islam"
  • "Civil Society" dan NU Pasca-Gus Dur
  • NU Pasca-Gus Dur
  • Faktor Abdurrakhman Wahid, Tentukan Arah PKB
[Gus Dur telah tiada, kita kehilangan, dan ada nilai-nilai yang mutlak diteladani. yakni pola pikirnya yang sangat Indonesia. Gus ini sangat paham akan negaranya yang serba multi. Multi Agama, Kultur, dan Multi yang lain. Sangat jarang orang berpikir lebih seperti mendiang Presiden aseli Jombang ini, coba bayangkan Bahwa Moyoritas Harus Melindungi minoritas. Pikiran cerdasnya menrik simpati tahun 2004 pernah diberi gelar "Bapak Tionghoa"]

Tuesday, January 26, 2010

KOMIK HUMOR CICAK VS BUAYA

Berkah sebuah kreativitas dan sensori tajam orang melihat karut marut yang terjadi di bumi pertiwi. Ketika Cicak dan Buaya sedang menghiasi media di Nusantara ini, dapur segala dapur pemberitaan, penerbitan buku, bahkan pendesain T-shirt, serta merta menangkap peluang. Bagi Televisi akan menjadi tema cantik untuk di tata di "Breaking News", atau "Head Line", dan bagi koran harian akan menjadi berita bahkan tajuk alias editorial. Features akan dikembang biakkan oleh majalah mingguan, sedang bagi pengide kaos sablon sambar cicak dan buaya pantas jadi bahan komoditas. Tentunya peluang ini juga menjadi santapan yang menjajikan bagi penerbit buku. Seperti halnya bagi seorang yang komikus, atau kartunis, langsung tancap kerja. Inilah buktinya sebuah komik yang berkisah pergulatan "cicak" versus "buaya".
Data buku
JUDUL: Komik Humor Cicak Vs Buaya
PENYUSUN: Tegar & Ajon
PENERBIT: MedPress Perum Tambak Mas No. 77 DK II Sumberan, Yogyakarta 55182. Telp (0274) 523845-8251477. E-mail: medpressgroup@yahoo.com
ISBN: 978-979-788-175-7
TEBAL: iv + 128 halaman, 23 x 15 Cm
CETAKAN: 2010
[]

Friday, January 22, 2010

ANDAI AKU CICAK ANDAI AKU BUAYA

Untuk menyapa khalayak bacanya buku ini memerankan sebagai pendiagnosis negeri yang sedang mengidap penyakit kronis. Dan yang dijadikan obyek telaah adalah perseteruan antara "cicak" dan "buaya" keduanya merupakan representatif dari institusi kepolisian dan KPK. Penyajiannya terbungkus dalam esai yang muatannya bisa politis, atau sosiologis. Melalui esai itu tergambarkan bagaimana karut marut itu terjadi, dan bagaimana drama tragis yang terjadi di tubuh institusi yang seharusnya mengawal yustiti. Dahyatnya dunia maya sessat diangkat untuk menunjukkan krekuatan dahsyatnya dalam dukung mendukung. Akhirnya melalui buku ini tidak terasa khlayak baca diajarkan menjadi seorang-orang yang arif dalam mensikapi sebuah problema,kemudian berharap jauh agar nurani tetap menjadi kompas dalam mengatur negeri ini. Ada kata yang patut dijadikan panutan yakni: ".....Tapi sejarah pasti akan membuktikan siapa "penjahat" yang sebenarnya dan siapa sesungguhnya pahlawan. Selamat berjuang bagi semua yang "patuh dan taat" pada nurani.!!
Sejumlah esai yang ada di buku ini antara lain:
  • Bangsa yang Cukup Syarat Untuk Hancur
  • Andai aku Buaya
  • Parodi Republik Para "markus"
  • Bayang-Bayang Cicak dan Buaya
  • Konspirasi Buaya di Sarang Koruptor
  • Andai Aku Cicak
  • Menyudahi Perseteruan Cicak dan Buaya
  • Kita Pilih Jadi Cicak atau Buaya?
  • Gerakan Perlawanan Rakyat Berbasis Virtual
  • Menakar Kerugian Pada Perseteruan Cicak Vs Buaya
  • Juri dalam Perseteruan
  • Cicak Vs Buasa
  • Reformasi Penegak Hukum, Membersihkan "Markus"
  • Anggodo, Sutradara Pertarungan KPK vs Polri
  • Macan Pemburu Fakta
  • Dari Facebookers Hingga Wesbonekers
  • Kaca Pembesar TPF
  • Memulihkan Kredibilitas Penegak Hukum
  • Ketika Cicak Memakan Buaya
  • Ketika Cicak dan Buaya Saling sikat
  • "Mengerami" Luka Nurani Bangsa
  • Konspirasi Politik Buaya
  • Nasib Cicak di Negeri Para Buaya
Data buku
JUDUL: Andai Aku Cicak ..Andai Aku Buaya
PENULIS: Achmad Muchlis Amrin, dkk
PENERBIT: Ekspresi Sampangan Gg. Perkutut No. 325-B. JL Wonosari, Baturetno Banguntapan Yogyakarta. Telp [0274] 4353776, 7418727. E-mail: redaksi_divaperss@yahoo.com. ircisod68@yahoo.com. Website: http://www.divapress-online.com/
ISBN:978-602-955-358-1
TEBAL: 177.
CETAKAN: Pertama Nopember 2009
Catatan menarik: Sungguh luar biasa gerakan perlawanan rakyat yang menggunakan piranti lunak seperti face book, blog atau lainnya.
[]