Banyak orang terkenal terdokumentasi dalam buku, termasuk Pak Alex Noerdin. "Sang Entrepreneurial Governor" adalah buku yang diterbitkan oleh Dian - Suara Ekonomi. Sejarah telah mencatat seorang-orang yang berprestasi laik untuk terdokumentasi dalam buku. Pak Alex tergolong seorang Gubernur yang sukses, konon selama menjadi Gubernur Di Sumatera Selatan pendidikan dan kesehatan menjadi primadona programnya, bahkan menurut kabar di wilayah yang dipimpinnya terakses secara gratis WIFI. Ada yang dijadikan masukkan utamanya segmen pembaca buku ini, segmen terbatas kendati sebenarnya setiap lapisan dapat menikmati buku ini. Berbeda dengan buku Joko Wi yang diterbitkan Ufuk dan Mizan yang dapat menggetarkan seluruh lapisan. Kemudian harga buku Pak Alex tergolong lebih mahal dibanding buku Pak Joko Wi. Buku Pak Alex harganya Rp. 52.000, sedangkan Buku Pak Joko Wi berkisar Rp. 38.500. Kemudian dari sisi pemberitaan dan pemasarannya juga sangat ketinggalan, dan hanya toko buku tertentu yang ada. Kemudian dari pemberitaan juga sangat lamban.
SILA CARI DI SINI!
Friday, July 27, 2012
Thursday, July 12, 2012
JOKO WI DITULIS BUKU, MAKA MELAJU
Saturday, July 7, 2012
A-HOK (BASUKI TJAHAJA PURNAMA)- KANDIDAT WAKIL GUBERNUR DKI
Buku ini sudah lama kumilki, judulnya "MERUBAH INDONESIA" merupakan kisah yang dibawakan oleh AHOK alias Basuki Tjahja Purnama. Dalam buku ini diuangkap secara luas sosok Ahok yang kini berpasangan dengan Joko Wi dalam PILKADA DKI Jakarta. Kurang lebih 3 tahun yang lalu aku beli buku ini. Dicetak dengan kertas yang amat "lux" dan disertai foto-foto Ahok. Jika membaca buku ini, maka orang akan mengetahui jatridiri Ahok, sekaligus akan mengetahui sepak terjangnya ketika menjabat sebagai Bupati Belitung. Yang menarik dalam tulisannya menampakkan dirinya sebagai orang yang peduli wong cilik, didukung pula dengan foto-foto yang baik dan sangat 'human interest', buku ini seakan berkata nyata. Jika saja buku ini sempat terbaca oleh banyak orang, maka dapat dipastikan akan menjatuhkan pilihannya pada pasangan Joko Wi & Basuki.
Kata Ahok " Tidak Selamanya Orang Miskin Dilupakan"
Kata Ahok " Tidak Selamanya Orang Miskin Dilupakan"
Friday, April 13, 2012
Monday, April 9, 2012
IMLEK TANPA GUS DUR, KARYA LANG
Karena Gus Dur memimpin negeri ini, merayakan Imlek tak perlu sembunyi. Sungguh kurang piawai tak ada jalan keluar damai. Gus Dur berpakarsa setiap setiap manusia boleh berekpresi. Imlek harus jalan. Akhirnya mata telinga bangsa ijni ikut merasakan beragam adalah suatu keharusan. (the rule of thumb). Warna-warni pun kembali menguatkan tanah Bhinneka Tunggal Ika, Unity in diversity. Lalu Lang menuliskan, sungguh gundah gelisah, bak orang belum membayar hutang. Bisa menikmati hari raya Imlek tanpa orang yang mengalirkannya. Ya Gus Dur sudah tiada saat imlek tiba. Merasakan imlek tanpa GUs Dur menyulut maksud dan mengalirkan ide, lalu ditulislah di buku ini. (Koleksi bukuku tambah lagi yang terkait Gus Dur, rasanya alamariku tak muat lagi. Ada yang baru (1). Gus Dur dan Pendidikan Islam, dan (2) Demokrasi dan Gus Dur)
Sunday, March 11, 2012
PAK HARTO PAHLAWAN INDONESIA
Reaksi
mania bloger terhadap Mantan Presiden Soeharto cukup bervariasi, ada yang
mencaci juga ada yang memuji. Dari deretan tulisan yang ada ternyata
menempatkan mantan Presiden RI kedua ini sebagai pahlawan Indonesia.
DAFTAR ISI BUKU :
Bagian Pertama: (Tanggapan Hasil Survey)
Penguhujat
Pak Harto Itu Ternyata Koruptor
Belagu
Loe
Penuding
Pak Harto Korup Justru Terkorup
Survey
Membuktikan: Pak Harto Lebih Baik dan Disukai
Tingkat
Kepuasan Masyarakat Indikator Keberhasilan
Nyesel
Ikut Demo Nurunin Pak Harto
Elit
Politik Alergi Mengakui Keberhasilan Pak Harto
Memancing
Untuk Menjaga Kedaulatan
Bagian Kedua: Komentar The Unstold Stories
Mengenang
Saat Jaya Menginkari Saat Lemah
Keberanian
Pak Harto Menjadi Perbincangan International
Masih
Butuh sosok Pak Soeharto
Menolak
Dicalonkan Lagi
Menanggung
Dosa Kroni
Tak Ada
Yang Lebih Baik
Nama Pak
Harto Dirusak Orang-orang Yang Mengaku Reformis
Pak
Harto Orangnya Sederhana
Meruntuhkan
Orde Baru Memulai Orde Super Korup
Pak
Harto Presiden Terbaik
Penghujat
Pak Harto Justru Perusak Negeri
Pask
Harto Cocok Untuk Indonesia
Era
Reformasi Membalik Ke Jaman Pra Orba
Dicintai
Rakyat Sendiri dan Negara Lain
Bagian Ketiga: Seputar Gelar Pahlawan
Pahlawan
Rakyat
Pak
Harto Hutang Untuk Mdembangun, Sekarang Untuk Korup
Pak Harto Berjasa Coba Tanya Wing CilikSoeharto Is My Hero
The Silince Majority : Pak Harto Pahlawan Indonesia
Era Pak Harto Situasi Aman dan Murah Sandang Pangan
Keluarga Ndak Diberi Gelar Pahlawan Juga Ndak Apa-apa
Pak Harto Berjasa Coba Tanya Wing CilikSoeharto Is My Hero
The Silince Majority : Pak Harto Pahlawan Indonesia
Era Pak Harto Situasi Aman dan Murah Sandang Pangan
Keluarga Ndak Diberi Gelar Pahlawan Juga Ndak Apa-apa
Data
buku
EDITOR:
Abdul Rohman
PENERBIT
: Jakarta Policy Institute
ISBN
:9786029983203
Tanggal
Penerbitan :2011
alaman
:XVI- 124, 21x 15 Cm
Thursday, March 8, 2012
AGAMA PELACUR
Buku karya Nur Syam ini sudah lama terbit, namun baru saat ini saya up-load di blog saya. Buku ini sudah setengah tahun menginap di perpustakaan pribadiku. Sebuah karya yang mengundang banyak komentar dan diserang habis-habisan oleh berbagai kalangan. Memang Nur Syam orang yang punya pikiran yang kadang mengundang kontroversi, bahkan kalau boleh saya katakan orang yang satu ini acapkali membuat orang terkaget-kaget. Otaknya selalu berputar-putar, kreatif dalam membuat tulisan, produktivitas juga tak teragukan. Tapi mengapa baru di-up-load?, jawabnya karena padatnya aktivitas, namun juga pikiran yang belum mood. Hanya gara-gara tadi pagi (8-Maret'2012), aku mebaca tulisannya tentang PLPG Guru Kemenag, di Jawa Pos, membuat saya kangen dengan buku-bukunya, sekaligus dengan orangnya. Maklum Nur Syam tergolong sahabat dekat.
Tulisan Nur Syam ini terkategori dari pemaparan realitas sosial, yang dikemas dalam Dramaturgi Transendental. Dia mengungkap pelacuran di Surabaya dari sesi khusus mengenai perilaku pelacur. Karena penulis adalah seorang intelektual Islam, maka tulisannya disentuhkan dengan agama. Dalam buku ini tersurat bahwa pelacur adalah sosok manusia yang tak perlu dipinggirkan, karena pelacur sejatinya bukan sebuah pilihan. Dan dalam diri pelacur kadang juga masih ada cita rasa ingat akan keesaan Tuhan, bahkan dalam buku ini dipaparkan ada pelacur yang masih taat menjalankan agama (sholat).
Menariknya buku ini menjadi ajang perdebatan, bahkan seakan mengundang sekaligus memberi ruang untuk berdiskusi tentang agama dengan tajuk pelacur.
Buku ini juga dicermati oleh banyak orang, secara khusus buku ini seperti di beri catatan khusus, oleh Agung Aditya Subhan dalam webblognya. Kalau ingin tahu perlawanan pemikiran Agung Adtya Subhan pada Prof. Dr. Nur Syam, silakan KLIK, LAWAN
Subscribe to:
Posts (Atom)




Tambahan Koleksi,...

