SILA CARI DI SINI!

Google

Wednesday, November 16, 2011

THE LEADERSHIP SECRETS OF TAN MALAKA

"Inilah buku pertama tentang TAN MALAKA dan rahasia kepemimpinannya yang ditulis dengan pendekatan metafisik spiritual"
Sungguh luar biasa Argawi Kandito, seakan berhadapan langsung dengan sang maestro, Tan Malaka hadir dihadapan Argawi, lale menceritakan tentang perjalanan juangnya. Di sinilah pikiran serjati Tan Malaka kiendus, seakan kita tahu sisi lainnya yang tak pernah diungkap. Buku semacam ini memang perlu, karena orang bebas menafsir pimikiran, lalu bukan tanpa modal sama sekali, tentunya banyak juga referensi hal ikhwal Tan Malaka yang dijadikan modalnya

Tuesday, November 15, 2011

PARADE LAWAK PEJABAT INDONESIA

Penulisnya mengatakan sebagai TOTAL KOMIK, apa maksudnya, dan mengapa ditulis TOTAL KOMIK akan anda diketahui setelah membaca buku ini. Sungguh santai sajiannya, pembaca tak perlu memeras otak, cukup berbekal tawa saja, alias sedikit meringis. Komik ini sepertinya bercerita tentang kelakukan para pejabat kita yang terkategori uniq, lucu dan mengundang malu. Paling cocok bin pantas-tas, kalau yang membaca para pejabat. Mulai DPR bahkan Presiden sekalipun,  bagi pejabat membaca komik ini halal, atau tak haram. Lalu apa yang diceritakan di komik ini? 
Bang Ruhut Sitompul juga diunggah di buku ini, tepatnya pada segmen carut marut di Yogyakarta. Ruhut digambarkan sebagai badut. Kemudian si ahli telematika juga dijadikan bidikan lawakan tergambar dalam fenomena salah tempat, selanjutnya dikabarkan ketika si Roy Surya salah naik pesawat. Ada yang lain yakni keluh kesah orang nomor satu di republik. Pokoknya semua kelakuan pejabat sangat cocok dijadikan material dasar buku ini.
Data buku
JUDUL: Parade Lawak Pejabat Indonesia
PENULIS: K. Jati
PENERBIT: Tjap Kantjil.- tjap.kantjil@gmail.com
ISBN: 978-979-1136-72-3
TERBIT: September 2011
[]

Saturday, October 8, 2011

9 CIRI NEGATIF MANUSIA INDONESIA




Seorang cendekiawan terkenal Indonesia, Mochtar Lubis, pada tahun 1977 menyampaikan pidato tentang manusia Indonesia. Ia menyebut beberapa ciri, misalnya munafik atau hipokrit, feodal, mistis, dan malas-malasan! Pro kontra dan perdebatan panas membara saat itu serasa ingin mengetahui bagaimana simpulan Mochtar Lubis itu. Pertanyan besar terlontar keras dari yang kontra juga sebaliknya. Ketika reda, ternyata muncul kembali suatu pernyataan dari hasil penelitian Dr. Ali Akbar.
       Setelah lebih dari 30 tahun berlalu, Dr. Ali Akbar mencoba menjawab pertanyaan tersebut di atas. Buku ini disusun berdasarkan hasil penelitian selama 10 tahun berakhir. Adakah perubahan ciri-ciri yang dulu tidak disebut oleh Mochtar Lubis? Adakah yang menjadi ciri kita juga?. Semuanya terbahas tuntas di buku ini.
CIRI MENURUT MOCHTAR LUBIS
  1. Ciri Kesatu ialah Hipokrit alias Munafik
  2. Ciri Kedua ialah Anggan dan enggan bertanggung jawab
  3. Ciri Ketiga ialah Berjiwa Feodal
  4. Ciri Keempat ialah Masih percaya Takhayul
  5. Ciri Kelima ialah Artistik
  6. Ciri Keenam ialah Punya watak yang lemah, karakter kurang kuat
  7. Ciri Ketujuh ialah Tidak hemat
  8. Ciri Kedelapan ialah Tidak suka bekerja keras
  9. Ciri Kesembilan ialah Kurang sabar
  10. Ciri Kesepuluh ialah Cepat cemburu dan dengki
  11. Ciri Kesebelas ialah Manusia-Sok
  12. Ciri Keduabelas ialah Tukang tiru
  13. Ciri Ketigabelas ialah Malas-malasan
  14. Ciri Keempatbelas ialah Kurang Peduli Nasib Orang Lain
  15. Ciri Kelimabelas aialah Berhati lembut
MENURUT DR. ALI AKBAR:
  1. Ramah
  2. Malas
  3. Tidak disiplin
  4. Korup
  5. Emosional
  6. Individualis
  7. Suka meniru
  8. Rendah diri
  9. Boros
  10. Percaya Takhayul
(Jika nomor satu dieliminasi menjadi 9 Ciri Negatif Manusia Indonesia)

Saturday, September 17, 2011

KHADAFI JAGOAN TANAH ARAB

David Akhmad Ricardo penulis buku ini, sungguh sangat responsif, ketika atmosfir gonjang-ganjing Lybia sedang berlangsung, buku ini dilahirkan. Merupakan sebuah pencermatan terhadap Khadafi, seorang Kapten yang memimpin kudeta dan serta merta menambahkan pangklat di pundaknya menjadi seorang Kolonel.

MEREBUT HATI RAKYAT, ABU RIZAL BAKRIE

Kalau ingin mengetahui detil sepak terjang, mulai filosofi, hingga politik Bang Ical, baca buku ini. Dicetk diatas kertas lux dan membelajarkan siapa saja. Buku ini tidak untuk kampanye tapi jika ingin tahu siapa dan siapa Bang Ical ada di sini. Tentunya salah besar bagi warga besar partai beringin jika tidak menyantap buku ini. Dari buku ini dapat dilihat, bahwa untuk sukses itu itu harus diawali dengan niatan yang agung, kerja keras dan studi banduing yang cermat. Juga sama yangb terjadi dipolitik, kebesatran politik tidak bisa dibnagun secara instan, karena politik yang terbangun secara instand akan direspon pemilih secara instan. Padahal politik itu syarat dengan cita-cita luhur. Dalam beberapa segmen sajian nampak bahwa Bang Ical percaya, politik akan segera ditinggalkan siapa saja, jika tanpa dan tanpa niatan untuk mensejahterakan rakyatnya. Tokoh yang satu ini juga terkesan enggan birokratis, membuka pintu lebar dialogis. Merebut hati harus tak mudah, tanpa sentuhan hati rakyat, juga tak akan hadir. Selalu diingatkan oleh Abu Rizal, jika ingin mensejahterakan rakyat, tak boleh berhenti di wilayah verba, tapi harus di area kenyataan (fakta).

Wednesday, August 24, 2011

KHADAFI ANJING GILA DARI SAHARA

"SAYA SEORANG PEJUANG, SEORANG REVOLUSIONER.......SAYA AKAN MATI SEBAGAI MARTIR"
........Sebuah buku yang berpacu dengan waktu, buku ini sungguh pandao dalam merebut momentum, sekaligus pengarangnya memiliki penciuman yang amat tajam. Hal ini terbukti, ketika gonjang-ganjing Libya berlangsung, secepat kilat menyambar dengan menerbitkan sebuah buku dengan judul. "Khadafi Srigala dari Sahara".
Agung D.N, seorang yang amat piawai dalam merambah persoalan yang terjadi di negeri nun jauh di sana. Ternyata usahanya tak sia-sia, dan ketika orang ingsi memperoleh akses informasi terkait khadafi, serta merta memerlukan buku ini.

Thursday, August 18, 2011

NASIONALISME, BUKU YANG MEMBANGGAKAN BANGSANYA

KENALI INDONESIAMU
TEMUKAN POSISI-MU
BERKARYALAH UNTUK MASA DEPAN BANGSAMU.
Buku ini merupakan sugguhan luar biasa, dan diuanggah ketika peringatan kemerdekaan RI yang ke 66. Karya ini ditujukan kepada warga bangsa yang lemas dan letih ketika melihat negaranya. Sepertinya negara ini mau bubar dan tanpa vitalitas. Sejatinya tidak demikian bangsa ini masih menyimpan jutaan potensi, dan triliyunan ide bagus yang tumbuh terus.Pandji Pragiwaksono ingin membentangkan kehebatan negeri ini mengenalkan lebih dekat, yang disertai harapan akan muncul kesadaran baru yang luar biasa dalam memandang bangsanya sendiri. Adapun sajian buku ini terbagi dalam segmen pembicaraan sebagai berikut:
Dari Sebuah Permintaan Sampai Sebuah Perenungan.
Dari Tahun 1990 sampai 1999
Dari Menjadi Penonton Sampai Menjadi Pelaku......
Dari Sabang Sampai Merauke....
Dari sebuah Krisis Sampai Perasaan Optimis
Dari Sebuah Ledakan Sampai Sebuah Perjalanan.....
Dari NASIONALISME sampai PATRIOTISME
Dari Sebuah Keyakinan Sampai Sebuah Keraguan
Dari Menjadi Murid Sanpai Menjadi Guru
Dari Kalimat Pembuka Sampai Kalimat Penutup
Data buku
JUDUL: Nasionalisme
PENULIS: Pandji Pragiwaksono
PENERBIT: Bentang Jalan Pandega Padma 19 Yogyakarta 55284, Telp: (0274) 517373. E-mail: bentangpustaka@yahoo.com
Web Site: http://www.mizan.com
ISBN: 978-602-8111-53-8
TEBAL: xiv +330; 20,5 cm
CETAKAN: Pertama Juli 2011.
[]


Thursday, August 11, 2011

AREMA ULANG TAHUN - AREMA NEVER DIE

AREMA ULANG TAHUN KE 24.
Pagi tadi(11-Agustus 2011) berita telah mengisyaratkan, kalau kota Malang bakal macet, karena AREMA INDONESIA sedang ulang tahun. Isyarat itu terbukti, nyata kota Mlang macet, para Aremania menyemut. Tak ayal radio Suara Surabaya turut memberitakan. Realitas ini mendorong WB (Warung Buku) untuk mengkais pustka terkait dengan Aremania. Sedang narasi buku di up-load dari jejaring sosial (resensi Sdr Ikhsanul Ibad (Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UMM).
Terkait Arema sedikitnya sudah ada dua buku:
Pertama dengan judul, "3 Tahun Juara" dan yang kedua "Arema Never Die). Berikut resensi:
Malang adalah kota yang penuh dengan panorama serta keindahan alamnya serta sejuk hawa yang menyelimuti kota bunga itu. Disamping itu, kota Malang juga tidak saja terkenal dengan kota wisata, kota pelajar, tetapi juga kota sepak bola. Kenapa? Karena ada Arema di kota dingin itu. Suporter yang kompak serta kebersamaan Arek-Arek malang yang begitu menggema di bumi Nusantara membuat tim dengan julukan Singo Edan selalu eksis dalam berbagai laga di liga indonesia saat ini. Bahkan salah satu tim yang disegani dalam liga sepak bola di indonesia. Terlepas dari kesuksesan Arema saat ini, perjalanan sejarah Arema tak mudah begitu saja untuk dilupakan.
Dalam buku yang berjudul Arema Never Die, Abdul Muntholib mengulas asal-usul serta siapa saja yang berperan dalam mendirikan Arema. Buku yang ditulis oleh wartawan Malang ini mengulas tuntas sejarah berdirinya Arema serta seluk-beluk perjalanan Arema mulai tahun 1987 hingga jatuh ke pengelola yang baru Agustus 2009. Wartawan ini salah satu orang yang selalu mengikuti jatuh bangunnya Arema sampai saat ini. Buku ini bisa menjadi obat rasa ingin tahu pembaca atas kiprah Arema dan Aremania (suporter Arema).
Buku ini mengulas awal dari keingingan Mayjend TNI (purn) H. Acub Zainal yang membuat sebuah klub galatama di Malang. Tetapi, baru diwujudkan oleh anaknya yakni Ir. Lucky Adrianda Zainal serta dibantu oleh teman-teman dekatnya. Ia akhirnya membentuk sebuah tim kebanggan masyarakat Malang Raya yang sampai sekarang berkembang dan di cintai oleh masyarakat Malang Raya, yakni Arema. Dari awal yang begitu sulit serta keinginan dalam membuat tim yang dikenal, sampai menjadikan Arema salah satu yang disegani oleh klub-klub besar di liga Indonesia. Menjadikan Arema sebagai kebanggan masyarakat Malang Raya. Para pendiri Arema berusaha mati-matian untuk memperkenalkan kepada masyarakat Indonesia tentang tim kebanggaan Arek-Arek Malang pada kancah dunia persepakboalaan di Nusantara ini.
Arema di bentuk pada tahun 1987 dengan sebutan Arema 86. Yang digawangi oleh pelatih Sungkowo dan mulai merangkak ke medan pergulatan persepakboalaan nasional. Akan tetapi, tidak bertahan lama karena Arema 86 kemudian bubar karena ketiadaan dana.
Buku ini bisa menjadi motivator khususnya bagi darah muda Malang umumnya bagi masyarakat Indonesia untuk senatiasa meningkatkan kreatifitas dalam segala bidang, terutama dalam dunia olah raga. Di sisi lain, buku ini juga memberikan pelajaran bahwa dari kesederhanaan bisa menjadi sebuah kesuksesan. Asal setiap individu mau berusaha dan senatiasa pantang menyerah dalam melakukan suatu hal yang positif.
Semangat dari satu sosok putra Malang yang begitu menggebu-gebu bisa melahirkan sebuah tim besar yang sampai sekarang menjadi ikon dan kebanggan masyarakat kota Malang, terutama bagi Arek-Arek Malang. Banyak contoh serta hikmah dan wawasan baru yang bisa di ambil dari buku ini. Terlepas oleh itu dukungan serta loyalitas para pendiri dan pemain, serta dukungan dari masyarakat Malang Raya mengiringi Arema berjaya sampai saat ini.

Untuk aremania Balikpapan sudah mendapatkan buku ini saat pertama pendirian Aremania Korwil Balikpapan dulu. Ayas yang beruntung sudah mendapatkannya. Ayas rekomendasikan untuk membaca buku ini, karena kita akan tahu ulasan bagaimana perjalan tim Arema kita selama ini.

“Salam satu jiwa Arema Indonesia”.

Judul Buku : Arema Never Die
Penulis : Abdul Muntholib
Penerbit : UMM Press, Malang
Cetakan : Agustus 2009
Tebal : 237 halaman
Peresensi : Ikhsanul Ibad (Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UMM)

Friday, July 8, 2011

SEKADAR MENDAHULUI (BUNGA RAMPAI KATA PENGANTAR) K.H. ABDURRAHMAN WAHID

Ternyata mengumpulan secara cermat kata pengantar setiap tokoh kemudia diberi sentuhan wacana dan di sana sini diberikan bumbu-bumbu sedap akan menghasilkan sebuah buku yang senak dilahap. Seperti buku ini. Cerita sampul depan: "Buku ini adalah wujud keinginan Gus Dur yang tidak terlaksana sampai dirinya meninggal. Teman-teman aktivis yang mendengar niatnya mewujudkannya sekarang. sisi genius Gus Dur ada di sini"...itu yang terdiskripsi di sampul depan.

Saturday, June 11, 2011

MANAJEMEN STRATEGI ALA SBY, MOTIVASI BISNIS ALA SOEHARTO

"Membedah Strategi Perang & Psikologi SBY Menuju 2014"
Rupanya buku ini ingin membentangkan bagaimana strategi yang dilakukan SBY setiap langkah perilakuknya, sekaligus disapakan dengan Motivasi Bisnis yang digagas oleh Presiden kedua kita, Jenderal Purn Soeharto. Masing-masing punya daya pembeda dan citarasa yang berbeda. Dalam pemaparan buku ini juga menceritakan kehidupan kedua tokoh ketika masih usia belia, ada apa saja yang telah dialaminya. Dinyatakan dalam buku ini bahwa antara SBY dengan Pak Harto memiliki kesamaan pengalaman ketika masih belia. Kesamaan itu adalah sebuah kemampuan kemandirian, dan kemandirian itulah yang memungkinkan keduanya memilki daya dorong kuatr ketika mengambil sebuah langkah-langkah. SBY menurut buku ini sangat piawai dalam Pencitraan, alias 'building image' yang mengagumkan. Nanti orang akan maklum karena SBY hadir dikala bangsa ini sedang gandrung pada pencitraan, sehingga apa yang dilakukan SBY adalah sebuah perilaku untuk memberikan sambutan kepada keinginan rakyat. Lalu apa yang dimaksud dengan manajemen strategi yang dilakukan oleh SBY, apakah ada kaitannya dengan Startegi menghadapi 2014?. Buku ini juga ada sisi lain yang memberikan itepretasi atas langkah-langkah yang diambiol SBY, juga adanya kritik pedas beberapa kalangan kepada SBY. Secara gamblang juga dipaparkan terkait dengan Kebohongan Pemerintah SBY Versi Tokoh Lintas Agama dan Aktivitas, juga versi aktivis.
Data buku
JUDUL: Manajemen Strategi Ala SBY Motivasi Bisnis Ala Soeharto.
PENULIS:N Mukhibin, ST, MEng
PENERBIT: Solomon. Jl Malioboro 167. Yogyakarta 552271. www.solomongrup.com.E-mail: cuncun_ygy@yahoo.com
ISBN: 978-6028-04361-8
CETAKAN: I - April 2011
TEBAL : 140 x 210 mm - 120
YANG DIBAHAS:
  • Strategi Keberuntungan dan Mendulang Prestasi
  • Manajemen Pencitraan Ala SBY
  • Kebijhakan SBY yang Pragmatisme
  • Seorang Jenderal yang Reformis
  • Keputusan yang diluarb Perkiraan Publik dan Pengamat
  • Kritik Berbagai Kalangan
  • Strategi manajemen Pro dan Kontra
  • Kekuatan Dibalik Layar


Thursday, June 9, 2011

JALAN-JALAN SURABAYA

Menyambut Ulang Tahun Kota Surabaya yang ke- 718, muncul buku baru berjudul Jalan-jalan Surabaya, enaknya kemana?. Buku ini memandu siapa saja yang ingin berjalan-jalan di Kota yang acapkali disebut Kota Pahlawan. Dikemas cantiok dan disertai foto-foto yang khas. Dari foto juga menggambarkan bahwa kota Surabaya raji bersolek. Mulai jajanan hingga makanan kas terpaparan. Mulai Rawon Pak Pangat hingga Rawon Setan, menggugah penasaran untuk dicoba selama pelancongan. Buku ini terasa hebat, ketika Hermawan Kertajaya memberikan salam pembuka. Tentu kita setuju kalau buku ini pantas juga untuk kado teman-teman kita yang berada di luar kota Surabaya bahkan luar negeri. Saat ini saat yang tepat untuk memulai memperkenalkan kota Suarabya ke Manca Negara.

Friday, May 27, 2011

SBY MUNDUR


Ada buku judulnya aneh-eneh, SBY Mundur. Buku ini dikreasi oleh Petisi 28, yang jelas bernada minir terhadap SBY. Dikemas sebagai bentuk pertanggungjawaban para generasi muda. Dari buku ini dapat diketahui, bahwa terdapat kelompok generasi muda yang mengritisi perjalanan bangsa. Perjalanan bangsa dinilai agak terseok-seok pasca orde reformasi, bahkan orde reformasi tidak memiliki iuran yang jelas terhadap negeri yang multi etnis ini. Dalam pemaparan buku ini membentangkan pola perjalanan bangsa, dibuka dengan gambaran sejarah berupa komitmen para pemuda kala itu, lewat sumpah pemuda, hingga pentingnya bangsa mempertahankan utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Pancasila tetap sebagai perjanjian luhur bangsa yang senantiasa menjadi bintang pengarah.
Data buku
JUDUL : SBY Mundur-Pertanggungjawaban Politik Pemuda Indonesia
PENULIS: Petisi 28
PENERBIT: Doekoen Coffe. Graha Permata Pancoran Blok A-1. Jl Raya Pasar Minggu Kav.32 Pancoran Jakarta. Indonesia 12780. Telpon (021) 7948867. Fax. (021)7945216
E-mail: kepemimpinan-pemuda@gmail.com
petisi-28@yahoo.com
Website: www.petisi28.com
ISBN: 978-602-96330-1-6
CETAKAN : pertama Oktober 2010, kedua April 2011
TEBAL: xxxiv + 124 halaman.
ISI BUKU:
Bab I: Pandangan Pembukaan. Pancasila sebagai dasar Piagam yang Universal untuk Kesejahteraan Umat Manusia. Oleh Ir. Soekarno
Bab II: Petisi Pemuda Indonesia
Bab III. Kegagalan Mendasar Presiden SBY Memimpin Bangsa dan Negara
Bab IV. Reformasi 1998: Bukan Sekedar Salah Arah, Tapi Sebuah Pengkhianatan
Bab V: Pertanggungjawaban Pemuda Indonesia: Revolusi menuntut Presiden SBY Mundur serta Menegakan Kembali Pancasila dan UUD 1945
Bab VI: Prinsip Dasar Menata Ulang Indonesia: Pelembagaan Negara Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
Bab VII: Menegakan Kembali Way of Live Bangsa Indonesia
Bab: VIII: Gerhana Kegelapan Melanda Dunia: Membangun Kembali Dunia Baru Yang Bebas dari Neokolonialisme dan Imperialisme
Bab IX: Pandangan Penutup. Pemuda Indonesia dan Politik oleh Drs. Mohammad Hatta

Wednesday, May 25, 2011

Monday, May 23, 2011

SUNAN GUS DUR - AKROBAT POLITIK ALA NABI KHIDIR

Pokok-nya serba ya. Ya Kiyai, Ya Seniman, Ya Politikus, Ya Semuanya, pokok komplit-plit. Tapi tak semua orang dapat menerjemahkan apa dan bagaimana yang dilakukan semasa mendiang masih jalan juang. Banyak orang tidak mengerti, dan banyak orang salah mengerti serta salah persepsi. Buku ini akan menjadi Penerang, ternyata yang telah dilakukan oleh Gus Dur sudah diterjemahkan oleh M, Mas'ud Adnan. Lalu bagimana dengan judul yang tertulis Akrobat Politik Ala Nabi Khidir?. Jelasnya Nabi Khidir adalah nabi yang piawai dalam ilmu pengetahuan, cermat dan cerdas. Kepiawaian sang Nabi Khidir, dianggap sebagian ada di Gus Dur.
Data buku.
JUDUL:Sunan Gus Dur Akrobat Politik Ala Nabi Khidir
PENULIS: M Mas'ud Adnan
PENERBIT: Harian Bangsa. Gedung Graha Pena Lantai 8 Jalan A Yani 88 Surabaya. Telepon (031) 8202227, 8202272, 8202077
ISBN: 978-979-98487-1-0
CETAKAN: Pertama April 2011
HALAMAN: xiii + 231.
ISI BUKU:


Saturday, May 7, 2011

TAN MALAKA DAN REVOLUSI PROLETAR

Cara pandang setiap orang berbeda dalam soal agama, karena keyakinan adalah motor pembangkit yang sangat rigit. Kini kita akan lihat beberapa kalimat yang ada di buku Tan Malaka yang berjudul "Tan Malaka dan Revolusi Proletar. Tepat dihalaman 82. " Dalam hal agama Tan Malaka berpendapat bahwa tidak mungkin Tuhan mempersonifikasikan dirinya dalam banyak bentuk. Kalau ini terjadi maka Tuhan dengan sendirinya diturunkan derajatnya setingkat manusia. Tuhan adalah semata-mata rohani yang mutlak. Dalam Madilog. Tan Malaka menjelaskan berbagai kepercayaan yang ada di dunia. Dan yang menarik perhatiannya adalah kepercayaan yang terdapat pada bangsa Semit (Yahudi dan Arab). Ia mengatakan ketiga agama Semit tersebut, yaitu agama yang dibawa oleh Nabui Musa pada agama Yahudi dengan kitabnya Taurat, Agama Nasrani yang dibawa oleh Nabi Isa dengan kitabnya Injil, dan agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad dengan kitabnta Al-Quran adalah berasal dari satu sumber. Agama Yahudi sudah menyempurnakan sifat kepercayaan. Agama Yahudi sudah menetapkan:(1).Satu Tuhan (2). adanya Jiwa (3). Adanya akhirat dan menetapkan surga serta neraka sebagai ganjaran jiwa, dan lain-lain (Tan Malaka, 199:325).
KEMATIAN TAN MALAKA. (halaman 54).
Tak banyak literatur yang dengan jelas menggambarkan bagaimana masa akhir hayat Tan Malaka. Namun menurut penelitian yang dilakukan Poeze, sejarahwan Belanda yang menghabiskan waktu lebih 2o0 tahun untuk meneliti sosok Tan Malaka, mengatakan bahwa Tan Malaka ditembak mati pada tanggal 21 Februari 1949 di Selopanggung, di kaki gunung Wilis Kediri, Jawa Timur (Kompas, 28 Juli 2007). Temuan ini menggugurkan cerita bertahun-tahun sebelumnya yang menyebutkan Tan Malaka mati ditembak atas perintah Letnan Dua Soekotjo dari Batalion Sikatan bagian Devisi Brawijaya, yang terakhir berpangkat Brigadir Jenderal, dan pernah menjadi wali Kota Surabaya.
Data Buku:
JUDUL: Tan Malaka dan Revolusi Proletar
PENULIS: Ihsanudin
PENERBIT: Resist Book. Jalan Magelang Km.5 Kutu Dukuh RT02/04 No.83 Sindu Mlati Sleman Yk 55284 Telp. 0274-7422 761.
E-mail: resistbook@gmail.com
ISBN: 978-979-1097-83-6
HALAMAN: 145 halaman, i-xx. 14 x 21 cm
CETAKAN: Desember 2010
[]

Wednesday, May 4, 2011

NII- DEMOKRASI DI BAWAH BAYANGAN MIMPI N-11


Demokrasi di Bawah Bayangan Mimpi N-11. Ketika tahun 1980 an muncul kelompok yang saat itu populer dengan sebutan N-11,....nama untuk menyebut Negara Islam Indonesia yang selama ini dikenal dengan akronim NII. Itulah yang tertulis di halaman depan buku yang ditul;s oleh Abdul Munir Mulkhan & Bilveer Singh.
Yang dibahas buku ini:
  • Demokrasi Dalam Dominasi Syariat
  • Sistem Kepercayaan Islam
  • Budaya Politik Santri
  • Islam Dalam Pergulatan Nasional
  • Dari Demokrasi ke Khilafah
  • Dua Wajah Islam, Deradikalisasi dan Reintepretasi
Data buku
JUDUL: Demokrasi di Bawah Bayangan Mimpi N-11 (Dilema Politik Islam Dalam Peradaban Modern)
PENULIS : Badul Munir Mulkhan dan Beliveer Singh.
PENERBIT: PT Kompas Media Nusantara Jl. Palmerah Selatan 26-28 Jakarta 10270. e-mail; buku@kompas.com
ISBN: 978-979-709-564-2
TEBAL HALAMAN: xii + 320; 14 cm x21 cm
[].

Tuesday, April 19, 2011

PARTAI DEMOKRAT ANTEK PENDJADJAH

Pasti banyak orang mukanya merah padam, kadang langsung tanpa sadar makian meluncur dari mulutnya, itu kalau hanya melihat sepintas buku ini, apalagi kalau hanya membaca judul buku dan tanpa membukanya. Karena dari judul itu sudah berkonotasi mencitrakan orang kurang baik, atau mencitrakan golongan tertentu kurang baik. Pemicunya adalah kata "ANTEK". Siapa saja kalau dianggap antek itu masti merenggek, dan jika kekuatan pasti akan membalas dendam lebih tajam. Sebenarnya jika kita secara cermat membuka buku ini, ternyata kita akan memperoleh informasi berbagai hal yang berkaitan dengan politik masa lalu. Kita akan tahu sejarah perjalanan perpolitikamn Indonesia. Hendri F. Isnaeni seorang orang wartawan majalah on line ini memang sengaja mengambil judul yang penuh sensasi. Maksudnya kita semua tidak tahu, tapi dalam batin kita akan mengatakan Hendri ingin menarik beratus bahkan beri mata untuk membacanya. Memang jika ditulis dengan judul lain, misalnya sejarah perpolitikan tentu mata kita ogah jika diajak membaca. Namun sensasi justru membuka keinginan kita untuk membacanya.

UNIVERSITI MALAYA DAN UNIVERSITAS ADI BUANA SURABAYA KISS!


Kita bersahabat tak hanya datang lalu pergi, numun tertambat di hati sanubari. membangun citra-sesama perguruan tinggi. Bina jati diri untuk meningkatkan kualitas keilmuan sebagai universitas. Lama telah dirancang, akhirnya seperti tanaman. Kini berbuah lebat, lahir titian muhibah keilmuan dalam ranah Seminar Internasional. INTERNATIONAL CONFERENCE-" FUTURE EDUCATION IN GLOBAL CHALLENGES". Tadi Senin 18 April 2011 tepat pukul 18.23 WIB, telah lahir gagasan baru, trilogi gagasan itu antara lain:
1. Membangun Journal Bersama antara UM (Universiti Malaya) dan Universitas Adibuana Surabaya
2. Rencana Membuat Buku Bersama
3. Segera di buka Program Doktoral by Research
Terkait dengan seminar Internasional tersebut, tak tanggung-tanggung untuk hadir ke Surabaya, Universiti Malaya mencarter pesawat yang khusus mengangkut rombongan tersebut. Puluhan mahasiswa program pascasarjana Universitas serta belasan profesor dari universitas Malaya hadir di Universitas Adi Buana Surabaya. Tadi malam dalam acara Jamuan Makan, dihibur pula dengan orkes keroncong yang dimainkan oleh karyawan dan para dosen Universitas Adibuana Surabaya. Sangat menyenangkan tentunya, karena disela jamuan makan malam rekan-rekan dari Universiti Malaya sempat melantunkan suaranya melalui lagu, "Bengawan Solo". Tak Ketinggalan Professor Madya Abdul Jalil ikut pula tarik suara.

Sunday, April 3, 2011

ALANGKAH LUCUNYA SEKOLAH NEGERI INI

Kisah nyata, Potret Miris Jenaka Dunia Sekolah di Indonesia. Buku ini bukan mengritik atau membuat panas deman badan, namun mengungkap fakta dan tak hanya verba. Kejadian demi kejadian di lini pendidikan negeri ini, yang tentunya tak seharusnya terjadi tapi bukti memberi informasi. Misalnya masalah yang amat menggelikan saat ini, banyak "BUSER", buser bukan buru sergap, tapi buru sertifikasi. Kemudian untuk memenuhi hajat untuk memperoleh sertifikasi harus mengejar sertifikat pelatihan atau apa pun namanya. Ada tengara juga ada oknum alias tukang jual sertifikat. Mungkin patas di sebut penjahit, yakni menjahit apa saja agara sertikasi pendidik mampu diraih. Buku ini jelas pantas dibaca siapa saja, utamanya yang orang-orang yang benar-benar sadar pendidikan di negeri ini harus ada perubahan. Kalau dikatakan wajib baca barangkali lebih tepat. Mungkin yang paling dulu harus baca kawan-kawan anggota DPR RI Komisi X, dan Pak Menteri. Tanpa Keduanya membaca pendidikan akan berputar-putar tak sempat sentuh hakikat pendidikan. Semoga saja sempat terbaca.
Data buku
JUDUL: Alangkah Lucunya Sekolah Negeri ini:
PENULIS : Toto Suharya-Herlan Firmansyah-Asep Lin
PENERBIT: Progressio Publishing. Jl. Kejaksaan Nomor 20 Pondok Bambu Duren Sawit Jakarta Timur. 13430. Fac + 62 21 8660 7020 PH + 62 21 861 2656
ISBN: 978-6020968651-2-1
HALAMAN: xiv + 134 halaman; 14,4 x 20,8 cm
CETAKAN: Pertama November 2010.
[]
Buku penuh daya sendir ini tentunya memiliki kontribusi yang begitu mulia, agar pendidkan yang berlangsung tidak berbuah bingung dan linglung. Ini sangat terhormat jika semua saja yang menganggap dirinya seorang pendidik, seorang guru atau dinas pendidikan, bahkan anggota dewan pendidikan menyempatkan diri membaca buku ini.

Thursday, February 17, 2011

MUSSO

Lateratur kiri tambah lagi, sekarang muncul lagi tentang catatan seorang kiri MUSSO

Sunday, February 6, 2011

PEMBERONTAKAN PKI 1926. TAN MALAKA MENOLAK " BLANQUISME"

Untuk orang yang satu ini banyak yang cerca, tidak hanya ratysan bahkan ribuan manusia kendati tak tau jluntrungnya. Ternyata buku ini punya daya bela, bahkan pujian datang berbagai tokoh bangsa. Soekarno pun membela, bahkan Jendral AH. NASUTION beracung jempol, serrta merta mengatakan kalau TAN MALAKA dianggap orang yang memilki ilmu strategi perang. Ilmu perang yang di miliki bahkan oleh AH Nasution di rujuk sebagai Ilmu Militer asli Indonesia. Masih banyak lagi pujian, namun ada yang dijadikan catatan bahwa Tuhan telah membekali kita untuk membaca.

Tuesday, February 1, 2011

Wednesday, January 26, 2011

TKW MENULIS

Tak semuanya melankolis, menangis dan penuh daya pesimis. Ada juga TKW kita yang mampu menapak sukses di negeri orang. Membawa diri dan merawat emosi adalah kunci sukses itu. Memang tak dipungkiri masih ada juga para TKW kita merana nestapa. Bayu Insani & Ida Raihan menulis pengalaman.

Monday, January 10, 2011

9 ALASAN MEMILIH SULTAN HAMENGKUBUWONO X MENJADI PRESIDEN

Buku ukuran saku ini terbit ketika menjelang pemilihan presiden yang lalu. Ketika Sultan diminta untuk ikut serta menjadi kandidat. Setelah itu muncul buku ini yang memberikan alasan terkait dengan pilihan. (Sembilan alasan itu antara lain):
[] Tokoh Pengabdi Bangsa
[]Pemimpin Dekat Dengan Rakyat
[] Tokoh Kharismatik
[] Gubernur Berwawasan Global
[] Tokoh Yang Mampu Memadukan Pendekatan Struktural dan Kultural
[]Mediator Bijak dan Tulus
[]Reformis yang Konsisten
[]Negarawan Demokratis
[] Pribadi Bersih dan Santun
Diterbitkan oleh:
Center for Good Governace Studiesw
Jl. Widya Chandra, Jakarta 12190
Fax: 021.527.3655
E-Mail: cggs@pacific.net.id
(AGUSTUS 2003)